Mulailah dari identitas barang
Kumpulkan nama teknis, fungsi utama, bahan penyusun, bentuk barang, dan cara kerja. Nama perdagangan saja dapat menimbulkan tafsir yang keliru.
Bandingkan kandidat pos tarif
Telusuri struktur BTKI dan prinsip KUMHS untuk memeriksa uraian pos serta catatan bagian atau bab yang mungkin relevan.
Periksa implikasi perizinan
Setelah ada klasifikasi yang didukung fakta, periksa ketentuan impor dan persyaratan terkait pada portal resmi. Peraturan dapat berubah.
Contoh catatan kerja klasifikasi barang
Untuk suatu produk berlapis plastik atau logam, informasi material utama, fungsi, bentuk jadi/setengah jadi, dimensi dan metode produksi dapat menentukan kandidat pos yang harus dibandingkan. Menyebut produk sebagai “aksesoris” saja tidak memadai untuk dasar klasifikasi.
Pisahkan fakta teknis yang terbukti dari penafsiran aturan tarif. Simpan lembar spesifikasi, gambar, sampel bila tersedia, alasan perbandingan pos dan rujukan BTKI agar hasil analisis dapat diaudit ketika ada pertanyaan dari pemasok, surveyor atau petugas berwenang.
Panduan umum; verifikasi ketentuan terbaru pada instansi berwenang sebelum mengambil keputusan.

